Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat

Dari Desa untuk Negeri, BRI Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat

Banyumas, November 2026 – Potensi desa yang dikelola secara inovatif dan berkelanjutan dapat menjadi kekuatan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal tersebut tercermin dari Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang berhasil mengembangkan potensi pertanian, perikanan, dan pariwisata sebagai penggerak ekonomi desa.

Bergabung dalam program Desa BRILiaN pada 2022, Desa Panembangan terus mengembangkan berbagai potensi unggulan melalui pengelolaan wisata edukasi dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sejumlah destinasi yang menjadi daya tarik desa antara lain Wisata Minapadi, Sukan River Tubing, kolam renang, serta Rumah Gamelan yang turut memperkaya potensi wisata dan budaya setempat.

Sektor pertanian dan perikanan menjadi fondasi pengembangan ekonomi Desa Panembangan. Melalui wisata Minapadi, masyarakat dan pengunjung dapat mengikuti kegiatan edukasi pertanian, mulai dari menanam padi hingga aktivitas penangkapan ikan. Program tersebut juga dikembangkan sebagai sarana pembelajaran bagi pelajar dari jenjang TK hingga SMK. Selain itu, terdapat Sukan River Tubing dan penyewaan jeep untuk memberikan pengalaman wisata alam sekaligus memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas.

Tidak hanya mengembangkan sektor pariwisata, Desa Panembangan juga mendorong peningkatan nilai tambah hasil perikanan melalui pengolahan ikan lele dan nila menjadi berbagai produk unggulan, seperti abon ikan, bakso ikan, dan kerupuk ikan. Dengan menerapkan konsep zero waste, masyarakat berupaya memanfaatkan seluruh bagian ikan menjadi produk bernilai ekonomis, termasuk bagian durinya.

Kepala Desa Panembangan, H. Untung Sanyoto, S.Pd., menyampaikan bahwa pengembangan potensi desa dilakukan dengan mengoptimalkan kekayaan sektor pertanian dan perikanan yang dimiliki masyarakat.

“Desa Panembangan memiliki produk unggulan yang berfokus pada sektor perikanan dan pertanian. Kami berupaya mengembangkan potensi tersebut menjadi kegiatan produktif yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui pengolahan hasil perikanan dengan konsep zero waste serta pengembangan wisata edukasi seperti Minapadi dan Sukan River Tubing, kami ingin menghadirkan peluang ekonomi yang dapat dirasakan oleh masyarakat desa,” ujar Untung.

Upaya pengembangan tersebut turut mengantarkan Desa Panembangan meraih penghargaan Desa BRILiaN pada 2022. Desa ini juga memperoleh penghargaan sebagai lima besar website teraktif di Banyumas dan dikenal sebagai desa Tech-Savvy pertama di Indonesia. Saat ini, potensi ekonomi desa melibatkan sekitar 5.400 warga dan 80 UMKM yang berkontribusi dalam berbagai aktivitas ekonomi produktif.

Dalam mendukung pengembangan desa, BRI Branch Office (BO) Ajibarang turut mengambil peran melalui berbagai inisiatif pemberdayaan masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan penanaman pohon, pemasangan QRIS bagi pedagang di sekitar Lapangan Panembangan, pemberian beasiswa bagi siswa SMP Negeri 2 Cilongok, serta kehadiran tiga Agen BRILink yang membantu mempermudah akses transaksi keuangan masyarakat.

Branch Office Head BRI Ajibarang, Doan Taurino Arief, menyampaikan bahwa pengembangan Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal. Menurutnya, desa memiliki sumber daya dan kekuatan ekonomi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan layanan keuangan dan digitalisasi.

“BRI melihat Desa Panembangan sebagai salah satu contoh bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui program Desa BRILiaN, BRI berupaya mendorong desa agar semakin produktif, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dukungan terhadap digitalisasi transaksi melalui QRIS, perluasan akses layanan perbankan melalui Agen BRILink, serta kegiatan sosial dan lingkungan merupakan bagian dari kontribusi BRI dalam mendukung ekosistem ekonomi desa,” ujar Doan.

Lebih lanjut, Doan menjelaskan bahwa peran BRI BO Ajibarang tidak hanya sebatas menghadirkan produk dan layanan perbankan, tetapi juga membangun sinergi dengan pemerintah desa, pelaku UMKM, dan masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu memperkuat kapasitas ekonomi desa, memperluas akses transaksi keuangan, serta mendorong pelaku usaha lokal untuk terus berkembang.

Di sisi lain, Desa Panembangan juga telah menyiapkan rencana pengembangan kawasan wisata melalui pembangunan embung atau bendungan penampungan air yang akan dilengkapi fasilitas pendukung, seperti jogging track, musholla, dan pendopo. Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata desa sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan desa dari sektor pariwisata.

Untung Sanyoto berharap sinergi dengan BRI dapat terus berlanjut melalui dukungan dan pendampingan yang berkesinambungan, khususnya dalam pengembangan fasilitas, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan UMKM. Dengan dukungan tersebut, potensi Desa Panembangan diharapkan dapat berkembang lebih optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang semakin luas.

Melalui program Desa BRILiaN, BRI terus mendorong lahirnya desa-desa yang mampu mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat kapasitas masyarakat, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas ekonomi. Bagi BRI BO Ajibarang, kolaborasi bersama Desa Panembangan menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan mewujudkan masyarakat desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CAPTCHA